<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Catatan Wibowo Tunardy</title>
	<atom:link href="http://www.tunardy.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.tunardy.com</link>
	<description>Blog tentang hukum dan internet</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 May 2012 07:55:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Istilah Hukum Perusahaan, Hukum Perseroan, dan Hukum Persekutuan</title>
		<link>http://www.tunardy.com/istilah-hukum-perusahaan-hukum-perseroan-dan-hukum-persekutuan/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/istilah-hukum-perusahaan-hukum-perseroan-dan-hukum-persekutuan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Apr 2012 10:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2760</guid>
		<description><![CDATA[Saya sangat bingung ketika akan menulis beberapa artikel hukum yang membahas mengenai Maatschap, Firma, Commanditaire Vennootschap (CV), Perseroan Terbatas, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain. Rencananya artikel-artikel tentang semua hal tersebut akan saya masukkan ke dalam satu kategori yang sama. Namun saya bingung kategori blog tersebut harus diberi nama apa. Apakah Hukum Perusahaan, Hukum Perseroan, Hukum Persekutuan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Saya sangat bingung ketika akan menulis beberapa <a rel="nofollow" href="http://www.artikelhukum.com/" target="_blank">artikel hukum</a> yang membahas mengenai Maatschap, Firma, Commanditaire Vennootschap (CV), Perseroan Terbatas, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain. Rencananya artikel-artikel tentang semua hal tersebut akan saya masukkan ke dalam satu kategori yang sama. Namun saya bingung kategori blog tersebut harus diberi nama apa. Apakah Hukum Perusahaan, Hukum Perseroan, Hukum Persekutuan ataukah Hukum Perkumpulan.<span id="more-2760"></span></p>
<p>Kesemuanya itu, Maatschap, Firma, Commanditaier Vennootschap, Perseroan Terbatas dan lain-lain dapat disebut sebagai asosiasi. Secara umum asosiasi dapat dibedakan menjadi asosiasi yang memiliki tujuan komersial dan asosiasi yang tidak bertujuan komersial. Asosiasi yang bertujuan komersial menjalankan usaha dalam rangka mencari keuntungan. Sedangkan asosiasi non komersial memiliki tujuan di bidang sosial, pendidikan, agama, olahraga dan lain-lain yang tidak mencari keuntungan atau profit.</p>
<p>Asosiasi-asosiasi tersebut juga dapat dibedakan menjadi asosiasi orang dan asosiasi modal. Asosiasi orang berarti sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama. Sedangkan asosiasi modal adalah sejumlah harta kekayaan yang dikumpulkan untuk tujuan tertentu. Selanjutnya asosiasi-asosiasi tersebut juga dapat dibedakan menjadi asosiasi yang berbadan hukum dan asosiasi yang bukan badan hukum. Asosiasi yang berbadan hukum memiliki status persona standi in judictio, yaitu di mata hukum asosiasi tersebut dipandang sama seperti manusia alamiah yang memiliki hak dan kewajiban.</p>
<p>Pertanyaan yang muncul adalah kita harus menyebut apa hukum yang mengatur mengenai asosiasi-asosiasi tersebut? Apabila kita menggunakan istilah hukum perusahaan, maka hukum tersebut hanya mengatur mengenai badan usaha yang bertujuan untuk mencari keuntungan. Sedangkan asosiasi non komersial seperti Yayasan dan Perkumpulan tidak tercakup dalam rumpun hukum perusahaan. Istilah berikutnya adalah Hukum Perseroan. Istilah ini berasal dari kata sero yang berarti saham. Dengan demikian, penggunaan istilah Hukum Perseroan hanya cocok untuk asosiasi yang terdiri atas sero atau saham, seperti Perseroan Terbatas.</p>
<p>Menurut Prof. Rudhi Prasetya dalam bukunya Perseroan Terbatas: Teori dan Praktik, istilah yang tepat adalah <a rel="nofollow" href="http://www.artikelhukum.com/hukum-persekutuan/" target="_blank">Hukum Persekutuan</a>. Menurut beliau, istilah Hukum Persekutuan digunakan untuk himpunan hukum atau ilmu hukum yang mempelajari bidang bentuk-bentuk kerja sama, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbentuk badan hukum, baik yang komersial maupun non komersial.</p>
<p>Istilah Hukum Persekutuan digunakan karena Maatschap yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Persekutuan atau Persekutuan Perdata merupakan genus atau induk dari Naamloze Vennootschap (Perseroan Terbatas/Persekutuan Terbatas), Vennootschap onder Firma (Persekutuan Firma) dan Commanditaire Vennootschap (Persekutuan Komanditer/CV). Hukum yang mengatur mengenai semua itu dalam Bahasa Belanda disebut sebagai Vennootschaprecht.</p>
<p>Kata kunci: <strong>hukum perusahaan</strong>, <strong>artikel hukum perusahaan</strong>, <strong>maatschap firma commanditaire vennootschap</strong>, <strong>kelemahan dan kerugian badan usaha berbadan hukum dan badan usaha non badan hukum</strong>, <strong>hukum perseroan</strong>, <strong>persekutuan orang dan modal</strong>, <strong>materi hukum perusahaan koperasi firma</strong>, <strong>materi hukum perseroan mengenai cv dan firma</strong>, <strong>manfaat comanditaire venootschap</strong>, <strong>makalah tentang persekutuan firma</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/istilah-hukum-perusahaan-hukum-perseroan-dan-hukum-persekutuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seberapa Berhargakah Waktu Anda?</title>
		<link>http://www.tunardy.com/seberapa-berhargakah-waktu-anda/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/seberapa-berhargakah-waktu-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 07:12:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2809</guid>
		<description><![CDATA[Bong Chandra di dalam bukunya yang berjudul Unlimited Wealth mengungkapkan bahwa Uang yang sudah hilang dapat dicari kembali, tetapi waktu yang sudah berlalu tidak dapat dibeli kembali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa waktu jauh lebih berharga bila dibandingkan dengan uang. Tak heran ada ungkapan time is money. Atau lebih ekstrim lagi, time is golden. Waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Bong Chandra di dalam bukunya yang berjudul Unlimited Wealth mengungkapkan bahwa <strong>Uang yang sudah hilang dapat dicari kembali, tetapi waktu yang sudah berlalu tidak dapat dibeli kembali</strong>. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa waktu jauh lebih berharga bila dibandingkan dengan uang. Tak heran ada ungkapan time is money. Atau lebih ekstrim lagi, time is golden. Waktu adalah emas.</p>
<p>Sejalan dengan ungkapan time is golden, apakah Anda pernah menghitung berapa harga atau nilai waktu Anda? Contoh hitung-hitungan waktu yang paling mudah dapat kita temukan pada profesi konsultan, misalnya konsultan hukum, konsultan pajak dan konsultan keuangan. Para konsultan memiliki ukuran yang jelas dengan waktu mereka. Misalnya untuk satu jam konsultasi mereka mematok harga Rp. 500.000,-. Ini berarti satu jam waktu mereka sama dengan Rp. 500.000,-.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan para pegawai? Tinggal dihitung dalam satu bulan Anda bekerja sebanyak berapa jam. Misalnya dalam satu bulan Anda bekerja sebanyak 25 hari dan tiap hari bekerja selama 8 jam. Maka total jam kerja Anda selama 1 bulan adalah 25 x 8 = 200 jam. Lalu semisal gaji Anda per bulan adalah Rp. 8.000.000,-. Maka satu jam waktu Anda bernilai Rp. 8.000.000,-/200 = Rp. 40.000,-.</p>
<p>Dengan mengetahui berapa harga waktu Anda, maka Anda akan lebih menghargai waktu Anda. Hidup ini seperti naik taksi. Entah taksinya jalan atau berhenti, argonya tetap jalan. Nah, argo kehidupan adalah waktu. Jadi jangan sia-siakan waktu Anda untuk hal-hal yang tidak produktif.</p>
<p>Lalu apakah kita tidak boleh bersenang-senang dan bersosialisasi? Tentu sangat boleh. Namun bersenang-senang dan bersosialisasinya harus yang berkualitas dan membangun. Misalnya menonton film yang benar-benar lucu bila Anda ingin refreshing. Bukannya menonton film bajakan yang gambar dan suaranya tidak jelas, yang bukannya membuat refreshing, namun membuat kita menjadi emosi. Dalam hal bersosialisasi kita harus berkumpul dengan orang-orang yang saling memotivasi, bukannya dengan orang-orang yang negatif.</p>
<p>Sobat, sudahkah Anda menghargai waktu yang Tuhan berikan kepada Anda?</p>
<p>Kata kunci: <strong>bagaimana cara memenangkan kontes hamster</strong>, <strong>pengusaha hamster sukses</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/seberapa-berhargakah-waktu-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Harus Meremukkan Botol Air Mineral?</title>
		<link>http://www.tunardy.com/mengapa-harus-meremukkan-botol-air-mineral/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/mengapa-harus-meremukkan-botol-air-mineral/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 04:01:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekedar Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2750</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini kita dapat menemukan beberapa iklan air mineral yang mendorong konsumennya untuk meremas atau meremukkan botol air mineral yang sudah habis diminum, lalu dibuang ke tempat sampah. Sebenarnya apa sih tujuan dari kampanye tersebut? Apa sih manfaat dari meremas atau meremukkan botol air mineral? Kampanye ini diawali oleh Ades. Produk air mineral yang diproduksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Belakangan ini kita dapat menemukan beberapa iklan air mineral yang mendorong konsumennya untuk meremas atau meremukkan botol air mineral yang sudah habis diminum, lalu dibuang ke tempat sampah. Sebenarnya apa sih tujuan dari kampanye tersebut? Apa sih manfaat dari meremas atau meremukkan botol air mineral?<span id="more-2750"></span></p>
<p>Kampanye ini diawali oleh Ades. Produk air mineral yang diproduksi oleh Coca Cola Amatil Indonesia ini memperkenalkan kemasan baru Ades dengan disertai kampanye peduli lingkungan yang berslogan <strong>Pilih, Minum dan Remukkan</strong>. Melalui iklan tersebut Ades mengajak masyarakat Indonesia untuk meremas atau meremukkan botol air mineral yang isinya telah habis diminum. Setelah diremukkan, botol kosong tersebut lalu dibuang di tempat sampah.</p>
<p><iframe width="420" height="315" src="http://www.youtube.com/embed/gXlO02EcsA4?rel=0" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Langkah Ades kemudian diikuti oleh Aqua dengan kampanya yang serupa, yaitu mengajak masyarakat untuk meremukkan botol aqua kosong, lalu membuangnya ke tempat sampah. Untuk kampanye peduli lingkungan ini Aqua mengusung slogan <strong>Awal yang baik, Akhir yang baik</strong>. Aqua percaya bahwa mereka telah memulai kebaikan lewat proses produksi Aqua yang peduli lingkungan dan mereka berharap konsumen juga melakukan kebaikan, yaitu dengan meremukkan botol aqua yang sudah habis diminum.</p>
<p><img src="http://www.tunardy.com/wp-content/uploads/2012/04/iklan-aqua.jpg" alt="" title="iklan aqua" width="479" height="561" class="alignright size-full wp-image-2752" /></p>
<p>Sebenarnya apa sih tujuan dari meremas atau meremukkan botol air mineral kosong ini? Paling sedikit ada 4 tujuan dari Ades dan Aqua, yaitu:</p>
<ol>
<li>Menarik simpati masyarakat dengan menunjukkan bahwa mereka peduli terhadap kelestarian lingkungan.</li>
<li>Memulai suatu gaya hidup yang baru, seperti iklan Oreo yang berslogan diputar, dijilat, trus diclupin.</li>
<li>Mencegah terjadinya pemalsuan terhadap produk mereka. Seperti yang kita ketahui, botol air mineral merupakan salah satu sampah favorit para pemulung. Sebagian besar pemulung akan menjual botol tersebut untuk didaur ulang. Namun beberapa pemulung yang tidak bertanggung jawab akan menjualnya ke pemalsu air mineral dalam kemasan.</li>
<li>Botol yang diremukkan memakan ruang yang lebih sedikit di tempat sampah. Sehingga emisi karbon yang dihasilkan saat mengangkut sampah menjadi lebih sedikit.</li>
</ol>
<p>Meremukkan botol air mineral yang sudah habis diminum ternyata memberikan dampak positif bagi lingkungan kita. Maka mulai dari sekarang mari kita mulai kebiasaan baik ini. Remukkan kemasan yang akan Anda buang ke tempat sampah. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Ades dan Aqua, melainkan untuk botol-botol lain dan kemasan-kemasan lain. Sehingga sampah yang kita buang lebih menghemat tempat dan emisi karbon yang dihasilkan dari proses pengangkutan sampah yang kita buang pun lebih sedikit.</p>
<p>Kata kunci: <strong>iklan aqua</strong>, <strong>iklan ades</strong>, <strong>iklan ades terbaru</strong>, <strong>iklan aqua terbaru</strong>, <strong>meremukkan botol</strong>, <strong>ades air mineral</strong>, <strong>iklan botol aqua</strong>, <strong>meremukkan botol air mineral</strong>, <strong>kenapa botol air mineral harus diremukkan</strong>, <strong>kenapa botol aqua harus diremukkan</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/mengapa-harus-meremukkan-botol-air-mineral/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Premium Campur Pertamax Plus</title>
		<link>http://www.tunardy.com/premium-campur-pertamax-plus/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/premium-campur-pertamax-plus/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Apr 2012 15:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sekedar Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2736</guid>
		<description><![CDATA[Dengan ditundanya kenaikan harga BBM, rakyat Indonesia dapat bernafas dengan lega. Namun cepat atau lambat harga BBM akan naik mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia. Untuk mencegah membengkaknya jumlah subsidi untuk bahan bakar minyak, muncullah ide premium campur pertamax. Ide untuk mencampur premium dengan pertamax ini dilontarkan oleh beberapa pejabat negara dan petinggi Pertamina. Widjajono [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Dengan ditundanya kenaikan harga BBM, rakyat Indonesia dapat bernafas dengan lega. Namun cepat atau lambat harga BBM akan naik mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia. Untuk mencegah membengkaknya jumlah subsidi untuk bahan bakar minyak, muncullah ide <strong>premium campur pertamax</strong>. Ide untuk mencampur premium dengan pertamax ini dilontarkan oleh beberapa pejabat negara dan petinggi Pertamina.<span id="more-2736"></span></p>
<p>Widjajono Partowidagdo, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melontarkan gagasan agar Pertamina memproduksi premix. Premix tidak lain adalah <em>premium campur pertamax</em>. Rencananya bahan bakar beroktan 90 ini akan dijual dengan harga Rp. 7.200,- per liter. Namun untuk merealisasikan rencana ini masih diperlukan persetujuan DPR.</p>
<p>Ketimbang mencampur premium dengan pertamax, akan lebih baik bila premium dicampur dengan pertamax plus. Karena angka oktan pertamax plus adalah 95, sehingga lebih tinggi dibanding pertamax yang hanya 92. Selain itu, selisih harga antara pertamax dengan pertamax plus hanya beberapa ratus rupiah.</p>
<p>Berikut ini harga dan angka oktan ketiga bahan bakar tersebut:</p>
<ul>
<li>Premium dengan angka oktan 88 seharga Rp. 4.500,-.</li>
<li>Pertamax dengan angka oktan 92 seharga Rp. 10.200,-.</li>
<li>Pertamax Plus dengan angka oktan 95 seharga Rp. 10.500,-.</li>
</ul>
<p>Apabila kita mencampur Premium dengan Pertamax dengan perbandingan 1:1, maka akan dihasilkan bahan bakar dengan angka oktan 90 dengan harga Rp. 7.350,- per liter. <u>Premium campur Pertamax</u> inilah yang oleh beberapa pengusul disebut sebagai Premix. Sebenarnya masih ada campuran yang lebih baik dibanding Premix, yaitu Premium campur Pertamax Plus. Bahan bakar ini adalah campuran antara Premium dengan Pertamax Plus dengan perbandingan 1:1. Dari Premium campur Pertamax Plus ini, akan diperoleh bahan bakar dengan angka oktan 91,5 dan harga Rp. 7.500,- per liter.</p>
<p>Bayangkan! Dengan Premium campur Pertamax Plus kita akan mendapatkan bahan bakar yang kualitasnya hampir sama dengan Pertamax namun dengan harga yang jauh lebih murah. Lalu mengapa para petinggi itu malah mengusulkan Premix yang angka oktannya lebih rendah dibanding Premium campur Pertamax Plus? Biarlah angin yang menjawabnya.</p>
<p>Sebenarnya kita dapat mengoplos sendiri Premium campur Pertamax Plus ini. Misalnya bila Anda ingin mengisi bahan bakar sebanyak 20 liter, maka Anda dapat mengisi Premium sebanyak 10 liter ditambah Pertamax Plus sebanyak 10 liter. Sehingga total biayanya adalah Rp. 45.000,- + Rp. 105.000,- = Rp. 150.000,-. Angka ini tentu jauh lebih murah dibanding membeli Pertamax yang biayanya menjadi 20 x Rp. 10.200,- = Rp. 204.000,-.</p>
<p>Apakah campuran ini aman bagi kendaraan? Saya sudah menjelajahi beberapa forum, dan semuanya mengatakan Premium campur Pertamax Plus aman bagi kendaraan karena bahan dasar Premium sama dengan bahan dasar Pertamax.</p>
<p>Lalu apakah Premium campur Pertamax Plus legal? Hingga saat ini (6 April 2012) tidak ada satupun peraturan perundang-undangan yang melarang masyarakat umum untuk melakukannya.</p>
<p>Kata kunci: <strong>pertamax campur premium</strong>, <strong>premium campur Pertamax</strong>, <strong>premium campur pertamax plus</strong>, <strong>pertamax plus campur premium</strong>, <strong>pertamax plus</strong>, <strong>pengertian premix</strong>, <strong>mencampur premium dengan pertamax</strong>, <strong>mencampur premium dengan pertamax plus</strong>, <strong>campuran premium dan pertamax</strong>, <strong>mencampur premium dan pertamax</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/premium-campur-pertamax-plus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Bekerja Untuk Uang</title>
		<link>http://www.tunardy.com/jangan-bekerja-untuk-uang/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/jangan-bekerja-untuk-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Apr 2012 07:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2804</guid>
		<description><![CDATA[Di dalam buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki bercerita bahwa pada saat kecil ia pernah bekerja sebagai karyawan di toko yang dimiliki oleh ayah kaya. Ia bekerja di sana dengan gaji yang sangat minim. Saking minimnya, ayah miskin yang merupakan ayah kandungnya menyuruh Kiyosaki untuk menuntut kenaikan upah. Kiyosaki pun menuruti nasihat ayah kandungnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Di dalam buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki bercerita bahwa pada saat kecil ia pernah bekerja sebagai karyawan di toko yang dimiliki oleh ayah kaya. Ia bekerja di sana dengan gaji yang sangat minim. Saking minimnya, ayah miskin yang merupakan ayah kandungnya menyuruh Kiyosaki untuk menuntut kenaikan upah. Kiyosaki pun menuruti nasihat ayah kandungnya dan melakukan protes kepada ayah kaya. Menerima protes dari Kiyosaki, ayah kaya kemudian menjelaskan bahwa ia sedang mengajarkan kepadanya sebuah prinsip yang dimiliki oleh orang-orang kaya.</p>
<p>Prinsip tersebut adalah orang miskin bekerja untuk uang, sedangkan orang kaya membuat uang bekerja untuk mereka. Mungkin kata kaya dan miskin terlalu kasar. Kita ganti saja dengan orang biasa dan orang sukses. Orang biasa memilih untuk bermain aman dan tinggal di dalam zona nyamannya. Itulah sebabnya mereka memilih untuk menjadi karyawan yang pekerjaannya jelas dan gajinya jelas. Sedangkan orang sukses berani mengambil risiko dengan meninggalkan zona nyamannya. Mereka mau mengorbankan waktu, uang dan tenaganya untuk membangun sebuah bisnis yang belum tentu memberikan keuntungan.</p>
<p>Salah satu hukum kehidupan adalah semakin besar risikonya, semakin besar hadiahnya. Orang-orang sukses adalah mereka yang berani mengambil risiko besar untuk ditukarkan dengan hadiah yang besar. Sedangkan orang-orang biasa hanya mau melakukan hal yang biasa-biasa saja. Sehingga hadiah yang mereka dapatkan adalah hadiah yang biasa-biasa saja. Orang sukses juga pernah terjatuh dan terpuruk. Namun mereka menganggap kejatuhan dan keterpurukan itu sebagai uang kuliah. Dari kejatuhan kita belajar untuk bangkit, dari keterpurukan kita mengetahui bahwa tujuan kita sudah dekat.</p>
<p>Sebenarnya orang sukses adalah orang yang sangat malas. Saking malasnya, yang ada di pikiran mereka hanyalah bagaimana caranya agar segala sesuatu dapat berjalan tanpa kehadiran mereka. Untuk itu mereka membuat sebuah sistem bisnis yang dapat berjalan dengan sendirinya. Bisnis ini akan terus menerus bekerja dan menghasilkan uang bagi mereka, meskipun ia sedang berlibur bersama orang-orang yang dicintainya.</p>
<p>Ingatlah bahwa orang biasa bekerja demi uang, sedangkan orang sukses membuat uang bekerja untuk mereka. Bagaimana menurut Anda?</p>
<p>Kata kunci: <strong>keuntungan meremukan botol</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/jangan-bekerja-untuk-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Bukan Hamster. Anda Adalah Manusia</title>
		<link>http://www.tunardy.com/anda-bukan-hamster-anda-adalah-manusia/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/anda-bukan-hamster-anda-adalah-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Apr 2012 07:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2803</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda pernah melihat hamster? Hamster adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai oleh anak kecil. Berbicara mengenai hewan pengerat ini, tentu tak terlepas dari sebuah benda yang disebut roda hamster. Hamster paling senang berlari di dalam roda tersebut, mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Apakah Anda pernah melihat hamster? Hamster adalah salah satu hewan peliharaan yang paling disukai oleh anak kecil. Berbicara mengenai hewan pengerat ini, tentu tak terlepas dari sebuah benda yang disebut roda hamster. Hamster paling senang berlari di dalam roda tersebut, mereka terus berlari hingga kehabisan napas. Namun setelah napas mereka habis, mereka tetap berada di dalam roda hamster itu dan menyadari bahwa mereka tetap berada di tempat yang sama.</p>
<p><img src="http://www.tunardy.com/wp-content/uploads/2012/04/roda-hamster.jpg" alt="" title="roda-hamster" width="327" height="250" class="aligncenter size-full wp-image-2826" /></p>
<p>Tanpa disadari manusia juga sudah mulai berperilaku seperti hamster. Mereka terjebak dalam roda yang disebut nine to five job. Manusia bekerja dari jam sembilan pagi hingga jam lima sore. Bahkan ada beberapa yang lembur hingga larut malam demi uang tambahan. Mereka terjebak dalam roda nine to five, terus menerus bekerja, melewatkan waktu bersama pasangan, anak-anak dan orang tuanya. Hingga akhirnya mereka sadar bahwa anak-anak mereka sudah besar, umur mereka sudah enam puluh lima dan tanda penuaan tampak di mana-mana.</p>
<p>Berapa banyak dari kita yang tergolong dalam kelompok 13 P, Pergi Pagi, Pulang Petang, Penghasilan Pas-Pasan, Pantat Pegal-Pegal, Pala Pusing-Pusing? Apa yang Anda kejar di dalam hidup ini? Untuk siapa Anda bekerja keras mencari uang? Di dunia ini ada empat kelompok manusia:</p>
<ol>
<li><strong>Orang yang punya waktu tapi tidak punya uang</strong>. Orang yang tergolong dalam kelompok ini adalah orang-orang yang memiliki banyak waktu luang. Mereka adalah orang-orang yang sangat aktif di awal bulan. Pada tanggal muda mereka nongkrong di mall, karaokean, nonton di bioskop. Tapi pada akhir bulan mereka mengurung diri di tempat yang sepi, main kartu, tidur-tiduran, dan facebookan. Mereka adalah para pengangguran.</li>
<li><strong>Orang yang punya uang tapi tidak punya waktu</strong>. Mereka adalah orang-orang yang memiliki banyak uang, tapi tidak memiliki waktu yang berkualitas bersama keluarga mereka. Mereka berangkat kerja sebelum anak-anak mereka bangun dan pulang setelah anak mereka tidur. Sehingga mereka tidak akrab dengan anak-anaknya, malahan mereka lebih akrab dengan asisten atau sekretarisnya.</li>
<li><strong>Orang yang tidak punya waktu dan tidak punya uang</strong>. Ini adalah kelompok yang paling apes. Penghasilan mereka sangat minim, sehingga mereka harus bekerja lebih giat dan mengorbankan waktu bersama keluarganya.</li>
<li><strong>Orang yang punya waktu dan punya uang</strong>. Ini adalah kelompok idaman. Mereka berlibur bersama keluarga, memiliki banyak waktu untuk bermesraan dengan pasangan dan bersenang-senang dengan anak dan orang tuanya, tapi uang terus mengalir ke rekeningnya.</li>
</ol>
<p>Jangan mau jadi hamster yang terus menerus berlari, namun tetap berada di tempat yang sama. Jadilah orang-orang di kelompok empat, orang-orang yang memiliki banyak uang dan banyak waktu bersama orang-orang terkasih. Ingatlah bahwa uang yang sudah hilang dapat dicari kembali, tapi waktu yang sudah berlalu tidak dapat dibeli kembali.</p>
<p>Menurut Anda bagaimana caranya untuk menjadi orang yang punya uang dan punya waktu? Silahkan berikan komentar Anda di bawah. Setelah itu lanjut ke artikel <a href="http://www.tunardy.com/jangan-bekerja-untuk-uang/">Jangan Bekerja Untuk Uang</a></p>
<p>Kata kunci: <strong>hamster</strong>, <strong>binatang peliharaan paling disukai</strong>, <strong>hamster main roda</strong>, <strong>rayuan hamster</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/anda-bukan-hamster-anda-adalah-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mendaur Ulang Kesuksesan</title>
		<link>http://www.tunardy.com/mendaur-ulang-kesuksesan/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/mendaur-ulang-kesuksesan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Mar 2012 07:02:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2802</guid>
		<description><![CDATA[Pengalaman seseorang di masa lalu dapat mempengaruhi hidupnya di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Ada sebuah cara yang dilakukan oleh orang-orang sukses untuk meraih kesuksesannya. Cara ini disebut mendaur ulang kesuksesan. Setiap orang tentu pernah mengalami beberapa kesuksesan kecil semasa hidupnya. Misalnya menjadi juara kelas, memenangkan suatu kontes kesenian se-kecamatan, atau menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Pengalaman seseorang di masa lalu dapat mempengaruhi hidupnya di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Ada sebuah cara yang dilakukan oleh orang-orang sukses untuk meraih kesuksesannya. Cara ini disebut mendaur ulang kesuksesan.</p>
<p>Setiap orang tentu pernah mengalami beberapa kesuksesan kecil semasa hidupnya. Misalnya menjadi juara kelas, memenangkan suatu kontes kesenian se-kecamatan, atau menjadi pemenang lomba tujuh belasan. Apakah Anda pernah mengalaminya? Jika tidak pernah, coba ingat kembali masa kecil Anda ketika disuapi oleh ibu Anda dan ibu Anda berkata, &#8220;Anak pintar&#8230; Ayo, tinggal satu sendok &#8230; Hammm&#8230;. Pintar&#8230;&#8221;</p>
<p>Sekecil apapun kesuksesan yang pernah Anda raih, kesuksesan kecil tersebut bisa didaur ulang untuk menjadi kesuksesan yang lebih besar. Caranya? Bayangkan kembali masa-masa kejayaan tersebut. Bayangkan ketika orang-orang bertepuk tangan atas keberhasilan Anda. Panggil kembali perasaan bangga yang pernah mengalir di dalam diri Anda. Rasakan kenikmatannya, lalu tanamkan di benak Anda bahwa Anda bisa mengulangi kesuksesan kecil itu, bahkan Anda bisa mengulanginya dengan kesuksesan yang lebih besar.</p>
<p>Mengapa kaus bekas atlit sepakbola top dunia ketika dilelang harganya sangat mahal, padalah kaus tersebut sangat kotor dan bau? Karena kaus tersebut bisa digunakan oleh si pembeli untuk mendaur ulang kesuksesan sang atlit. Ya. Kita dapat mendaur ulang kesuksesan orang lain. Misalnya sekarang Anda mengalami obesitas dan ingin menjadi langsing. Anda bisa mencari poster atlit yang bertubuh ideal, lalu rasakan seperti apa jadinya bila Anda memiliki tubuh yang ideal seperti itu.</p>
<p>Cara memperoleh kesuksesan dengan metode daur ulang ini akan menjadi sangat efektif bila digabungkan dengan metode <a title="Menciptakan Krisis dan Memanfaatkan Krisis untuk Meraih Kesuksesan" href="http://www.tunardy.com/menciptakan-krisis-dan-memanfaatkan-krisis-untuk-meraih-kesuksesan/">menciptakan dan memanfaatkan krisis untuk meraih kesuksesan</a>.</p>
<p>Diadaptasi dari buku The Science of Luck</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/mendaur-ulang-kesuksesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wujudkanlah Impianmu Sekarang!</title>
		<link>http://www.tunardy.com/wujudkanlah-impianmu-sekarang/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/wujudkanlah-impianmu-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Mar 2012 07:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2801</guid>
		<description><![CDATA[Seberapa besar impian yang Anda miliki? Apakah Anda ingin menjadi pengusaha sukses? Atau ingin menjadi menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua? Tidak peduli impian itu kecil atau besar, seringkali impian hanya tinggallah impian. Mengapa mewujudkan impian itu sangat susah untuk diwujudkan? Karena kita kurang jelas dalam memaknai impian tersebut dan kita tidak tahu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Seberapa besar impian yang Anda miliki? Apakah Anda ingin menjadi pengusaha sukses? Atau ingin menjadi menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua? Tidak peduli impian itu kecil atau besar, seringkali impian hanya tinggallah impian. Mengapa mewujudkan impian itu sangat susah untuk diwujudkan? Karena kita kurang jelas dalam memaknai impian tersebut dan kita tidak tahu harus mulai dari mana.</p>
<p>Stephen R. Covey mengatakan, <em>begin with the end in mind</em>. Mulailah dengan membayangkan secara spesifik seperti apa hasil yang Anda inginkan. Bila Anda ingin menjadi pengusaha sukses, mulailah dengan membayangkan Anda ingin berbisnis apa, sebesar apa kantor/pabrik yang Anda inginkan, berapa banyak karyawan yang Anda pekerjakan dan berapa banyak omzet yang ingin Anda peroleh. Apabila Anda ingin menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, mulailah dengan membayangkan seperti apa lekuk-lekuk senyum bahagia yang terlukis di wajah kedua orang tua Anda.</p>
<p>Setelah Anda berhasil membayangkannya, jangan berhenti di sana. Persamaan antara orang sukses dan orang malas adalah kedua-duanya memiliki mimpi yang indah. Hanya saja orang sukses bangun dari mimpinya dan mulai mewujudkan impiannya. Sedangkan orang malas bangun karena digigit nyamuk, lalu tidur lagi.</p>
<p>Ketika Anda sudah berhasil membayangkan impian Anda secara spesifik, mulailah mewujudkan impian tersebut. Berhentilah mengeluh tidak punya modal atau kurang pengalaman. Anda bisa mulai dengan hal-hal yang sederhana, seperti membuat kartu nama yang mencantumkan jabatan Anda sebagai direktur dan membagi-bagikan kartu nama tersebut sambil berkata &#8220;saya mau mendirikan pabrik televisi.&#8221;</p>
<p>Dengan cara seperti itu, Anda sedang memberitahukan kepada dunia apa impian Anda. Dengan demikian dunia akan mengetahui impian Anda dan membantu Anda untuk mewujudkannya. Kelihatannya gila? Memang seperti itulah batas antara impian dan kenyataan. Namun terus perkatakan impian Anda hingga orang lain bosan mendengarnya dan berkata &#8220;Kamu ingin punya pabrik televisi? Nih, ada lowongan menjadi direktur di pabrik televisi.&#8221; Atau orang yang lain akan berkata &#8220;Ayo kita kerjasama untuk mendirikan pabrik televisi.&#8221;</p>
<p>Mulai sekarang, milikilah impian yang jelas dan mulailah mewujudkan impian tersebut dengan hal-hal kecil yang bisa Anda lakukan.</p>
<p>Diadaptasi dari buku The Science of Luck</p>
<p>Kata kunci: <strong>antara impian dan kenyataan</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/wujudkanlah-impianmu-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Orang Raksasa Memperebutkan Sepotong Kue</title>
		<link>http://www.tunardy.com/dua-orang-raksasa-memperebutkan-sepotong-kue/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/dua-orang-raksasa-memperebutkan-sepotong-kue/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Mar 2012 07:02:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2800</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah ada dua orang raksasa yang sedang bertarung memperebutkan sepotong roti. Ketika raksasa yang satu memegang roti, raksasa yang lain berusaha untuk merebutnya. Ketika roti tersebut berpindah tangan, raksasa yang sebelumnya memegang roti tersebut berusaha untuk merebutnya kembali. Seharian penuh mereka bertarung demi sepotong roti. Namun pertempuran tersebut berujung pada hancurnya roti yang mereka perebutkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Alkisah ada dua orang raksasa yang sedang bertarung memperebutkan sepotong roti. Ketika raksasa yang satu memegang roti, raksasa yang lain berusaha untuk merebutnya. Ketika roti tersebut berpindah tangan, raksasa yang sebelumnya memegang roti tersebut berusaha untuk merebutnya kembali. Seharian penuh mereka bertarung demi sepotong roti. Namun pertempuran tersebut berujung pada hancurnya roti yang mereka perebutkan. Akhirnya kedua raksasa tersebut pingsan karena kelelahan dan kelaparan. Tak lama kemudian datanglah seekor tikus yang memungut dan memakan remah-remah roti hasil pertarungan kedua raksasa itu. Si tikus kenyang dan para raksasa terkapar.</p>
<p>Sobat sukses, seringkali kita mengira untuk bisa sukses diperlukan sesuatu yang besar. Namun ternyata kesuksesan bisa datang dari hal-hal yang kecil dan dianggap remeh oleh orang lain. Ambil contoh bisnis sedot WC. Jangankan melirik, membayangkan bisnis ini saja orang sudah jijik. Namun orang-orang yang menekuni bisnis ini mampu meraup omzet hingga ratusan juta rupiah.</p>
<p>Contoh lain datang dari California di tahun 1850an. Pada masa itu semua orang berbondong-bondong ke California untuk menjadi penambang emas. Orang-orang menaruh mimpi besar untuk menjadi orang kaya dari usaha menambang emas. Alih-alih menjadi penambang, Levi Strauss memanfaatkan peluang yang ada dengan menjual celana yang kuat, tahan lama dan cocok bagi para penambang. Alhasil dari Gold Rush tersebut Levi Strauss menjadi pengusaha jeans sukses yang hingga saat ini terkenal dengan merek Levi&#8217;s.</p>
<p>Ingatlah bahwa kesuksesan besar datang dari kumpulan kesuksesan-kesuksesan kecil. Kalau kita jeli dan telaten dalam melihat peluang yang ada di sekitar kita, pasti kesuksesan tidak akan jauh dari kita.</p>
<p>Diadaptasi dari buku The Science of Luck</p>
<p>Kata kunci: <strong>orang raksasa</strong></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/dua-orang-raksasa-memperebutkan-sepotong-kue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesuksesan Tidak Akan Menghampiri Orang yang Diam</title>
		<link>http://www.tunardy.com/kesuksesan-tidak-akan-menghampiri-orang-yang-diam/</link>
		<comments>http://www.tunardy.com/kesuksesan-tidak-akan-menghampiri-orang-yang-diam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Mar 2012 06:45:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Wibowo Tunardy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rahasia Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.tunardy.com/?p=2793</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat artikel Tuhan Tidak Memberi Makan Kepada Burung di Sarangnya? Artikel tersebut bercerita tentang seorang pemuka agama yang hanya diam saja meskipun banjir semakin meninggi dan orang-orang sudah menawarkan bantuan kepadanya. Ketimbang meraih tangan tim penyelamat, ia memilih diam dan mengharapkan bantuan turun dari langit. Sebenarnya Tuhan telah memberikan jatah yang sama bagi setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><p>Masih ingat artikel <a href="http://www.tunardy.com/tuhan-tidak-memberi-makan-kepada-burung-di-sarangnya/" target="_blank">Tuhan Tidak Memberi Makan Kepada Burung di Sarangnya</a>? Artikel tersebut bercerita tentang seorang pemuka agama yang hanya diam saja meskipun banjir semakin meninggi dan orang-orang sudah menawarkan bantuan kepadanya. Ketimbang meraih tangan tim penyelamat, ia memilih diam dan mengharapkan bantuan turun dari langit.</p>
<p>Sebenarnya Tuhan telah memberikan jatah yang sama bagi setiap orang untuk sukses. Hanya saja ada orang yang aktif untuk meminta dan mengambil jatah kesuksesan tersebut dari Tuhan dan ada yang hanya diam, mengharapkan Tuhan sendiri yang memberikan jatah tersebut. Kabar buruk bagi orang yang hanya diam dan berpangku tangan adalah ketika kita hanya diam dan tidak melakukan apapun, orang-orang yang rajin akan meminta dan mengambil jatah kesuksesan yang seharusnya disediakan bagi kita.</p>
<p>Oleh karena itu, teruslah bergerak untuk maju. Sekalipun kita menemui jalan buntu, tetaplah bergerak. Bila tidak bisa maju, cobalah untuk mundur. Hidup itu seperti ayunan, untuk bisa maju, ayunan tersebut harus ditarik mundur. Yang dimaksud dengan mundur adalah melakukan evaluasi, mempersiapkan strategi baru dan menyingkirkan strategi yang tidak efektif.</p>
<p>Mulai dari sekarang, berhentilah berpangku tangan. Karena Tuhan telah menyediakan kesuksesan untuk Anda. Mintalah dan ambillah kesuksesan tersebut. Bila Anda tidak mau meminta dan mengambilnya, orang lain yang akan mengambil jatah Anda.</p>
<p>Diadaptasi dari buku The Science of Luck</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.tunardy.com/kesuksesan-tidak-akan-menghampiri-orang-yang-diam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

