Kirim SMS Gratis ke Semua Operator di Indonesia
 

Mengapa harus Warren Buffett? Karena Warren telah berhasil menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Lebih hebatnya lagi, kekayaan tersebut diperoleh sama sekali tanpa menjual produk atau jasa. Warren memperoleh kekayaannya melalui investasi di saham. Sehingga kalau kita mau kaya, kita harus belaar dari Warren.

Warren Buffett berhasil karena ia belajar dari Benjamin Graham, seorang penulis buku The Intelegent Investor. Dari Benjamin Warren belajar bahwa adalah sesuatu yang mustahil untuk memprediksi pergerakan saham. Karena saham dikendalikan oleh kekhawatiran dan ketamakan. Kedua sifat ini sangat tidak rasional. Di saat ada kabar buruk, orang-orang mulai khawatir dan mulai menjual saham. Padahal setelah kabar buruk tersebut teratasi, harga saham akan kembali ke posisi semula, bahkan bisa menjadi lebih baik. Sedangkan pada saat ada kabar baik, orang-orang menjadi tamak dan mulai membeli. Namun sayang sekali, mereka membeli pada saat harga sudah terlalu tinggi, bahkan lebih tinggi dari nilai sebenarnya.

Menurut Warren Buffett, seorang investor yang baik harus memiliki kecerdasan finansial. Kecerdasan untuk melihat nilai saham yang sebenarnya. Dengan memiliki kecerdasan ini, kita dapat membeli di saat harga saham dinilai terlalu rendah, dan menjual saat harga saham terlalu tinggi.

Ada beberapa keyakinan yang dimiliki oleh seorang investor yang cerdas, yaitu:

  1. Pasar tidak rasional. Harga saham tidak selalu mencerminkan nilai perusahaan yang sesungguhnya.
  2. Memprediksi arah pergerakan pasar tidak ada hubungannya dengan kesuksesan investasi.
  3. Saya dapat memperoleh keuntungan besar dengan resiko minimal. Banyak orang yang mengatakan bahwa keuntungan yang rendah, berarti resikonya rendah. Keuntungan yang tinggi, resikonya juga tinggi. Namun bagi Warren hal ini tidak berlaku. Baginya resiko sebanding dengan kecerdasan kita. Bukan keuntungan. Resiko yang tinggi dapat diminimalisir dengan memiliki kecerdasan yang baik.
  4. Lebih baik memusatkan dana pada sedikit perusahaan bagus saja.
  5. Belilah saham perusahaan unggul ketika harga sedang jatuh dan jual ketika harga naik kembali. Tapi ingat! Perusahaan tersebut harus kuat secara finansial dan berita buruk hanya bersifat sementara.
  6. Buatlah keputusan berdasarkan kriteria-kriteria yang ketat. Jangan berdasarkan emosi.
secrets-of-self-made-millioArtikel ini adalah bagian dari rangkaian bedah buku Secrets of Self-Made Millionaires karangan Adam Khoo. Saya sangat merekomendasikan buku ini bagi Anda yang mau melipatgandakan penghasilan hingga berkali-kali lipat. Klik di sini untuk membaca seluruh rangkaian buku ini.

Kata pencarian untuk artikel ini:

buku warren buffet, artikel tentang warren buffet, bab IV harga saham, bagaimana memilih saham, Kaya seperti waren buffet, kriteria saham waren buffet, pilih harga saham atau nilai perusahaan, saham yang dimiliki warren buffett, warren buffet mulai berjualan

Artikel Terkait:

  1. Waktu Adalah Uang… Bagaimana Cara Memaksimalkannya (Secrets of Self-Made Millionaires – Bab 7)
    Tak banyak yang dibahas oleh Adam Khoo di bab ini. Ia hanya ingin pembaca bukunya...
  2. Mengembangkan Uang Anda dengan Tingkat Keuntungan Para Milyuner (Secrets of Self-Made Millionaires – Bab 15)
    Setelah berhasil mengurangi hutang dan pengeluaran, sekarang saatnya kita mengembangkan uang menjadi berkali-kali lipat. Selama...
  3. Bagaimana Para Orang Kaya Mengelola Arus Kas Mereka (Secrets of Self-Made Millionaires – Bab 4)
    Menjadi milyuner tidak sama dengan hidup mewah. Sebenarnya orang-orang yang hidup dengan kemewahan hanyalah minoritas...
  4. Bagaimana Memperbesar dan Melipatgandakan Pendapatan Anda di Berbagai Karier (Secrets of Self-Made Millionaires – Bab 8)
    Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada sebuah rumus yang berlaku berkaitan dengan pendapatan seseorang, yakni:...
  5. Mendapatkan Tingkat Pengembalian 12,08% Tanpa Resiko (Secrets of Self-Made Millionaires – Bab 16)
    Dengan tingkat pengembalian 12,08%, berarti uang Anda akan menjadi dua kali lipat dalam jangka waktu...
 

Leave a Reply

CommentLuv Enabled